31 Dec 2021, 12:30 UTC≈11,800 views19 reactionsread 6 August 2026 Photo
Lampu-lampu ini
Mengingatkanku pada masa lalu
Ketika aku masih sekolah
Ketika emak masih bisa membelikanku baju
Dan bapak masih bisa membelikanku sepatu, sepeda, juga buku-buku.
Mungkin, lampu-lampu ini adalah manifestasi, wujud nyata dari sebuah kenangan
Redup, namun cahayanya seperti cukup memberikan penerangan,
Menuntun siapapun yang ingin kembali.
Jalan ini.
Mengingatkanku pada masa lalu yang lain
Ketika aku ha…
😱7👍6❤4😢2
2 Dec 2021, 23:17 UTC≈10,500 views16 reactionsread 6 August 2026 Langit yg terilahat saat kau menengadahkan kepala,
entah itu impian
atau kenyaatan
akan terdengar suara lonceng saat kau tajamkan telinga .
Hari ini maupun besok, akan terus berbunyi
dentang lonceng yg jauh di atas awan
selalu nyanyikan pujian
untuk tanah sang pengembara.
❤7👍5🤩4
7 Nov 2021, 08:59 UTC≈10,800 views6 reactionsread 6 August 2026 #RIWAYAT#
sungai ini merah dulu airnya
oleh genangan darah
kakek nenek kami
sungai ini berbuncah dulu
oleh perlawanan
disambut letusan peluru
bangkai-bangkai mengapung
hanyut dibawa arus ke hilir
bangkai kakek nenek kami
bangkai-bangkai jepang mengambang
dibabat parang kakek nenek kami
demi hutan tanah air
ibu bumi kami
gagah berani
kakek nenek kami
menyerahkan riwayatnya
pada batang-batang pohon
sebesar seratus…
👍4❤1😁1
31 Oct 2021, 12:12 UTC≈8,850 views3 reactionsread 6 August 2026 Photo
Lampu-lampu ini
Mengingatkanku pada masa lalu
Ketika aku masih sekolah
Ketika emak masih bisa membelikanku baju
Dan bapak masih bisa membelikanku sepatu, sepeda, juga buku-buku.
Mungkin, lampu-lampu ini adalah manifestasi, wujud nyata dari sebuah kenangan
Redup, namun cahayanya seperti cukup memberikan penerangan,
Menuntun siapapun yang ingin kembali.
Jalan ini
Mengingatkanku pada masa lalu yang lain
Ketika aku har…
❤2👍1
30 Oct 2021, 23:56 UTC≈7,850 views7 reactionsread 6 August 2026 Aku ingat ubud
Ketika pagi baru saja di sulut
Hangat dan damai senyum sang hyang Widhi
Dalam rupa matahari.
Aroma dupa menguar mengisi dada
Bercampur asap rokok lintingan
Doa-doa terselip di telinga
Dan Kamboja-kamboja jatuh di pelupuk mata
Sewarna senja kemarin, selepas hujan reda.
Aku ingat ubud
Di jalan ramayana
Di depan coco mart
nyaris kulepaskan nyawaku
Ketika lapar memadamkan segalanya
Pun tatap mataku
Yang …
👍5❤2
22 Sept 2021, 18:00 UTC≈8,480 views5 reactionsread 6 August 2026 Ketika aku memiliki segalannya
Aku lupa bagaimana caranya menekuk lutut
Membawa keningku membumi
Dan berterimakasih kepadaMU
Aku bahkan tak menganggapMU ada
aku merasa, bahwa semua yang telah kumiliki
Dan apapun yang telah kucapai
Adalah murni hasil dari kerja kerasku sendiri.
Lalu, ketika aku kehilangan segalanya
Dan tak punya apa-apa lagi yang tersisa
Aku lupa bagaimana caranya berdiri
Aku lupa bagaimana menengada…
❤3👍2
1 Sept 2021, 11:17 UTC≈8,590 views9 reactionsread 6 August 2026 September
Di berandamu gigil nafas november telah menderu
Melecut luka dan lebam di sepenjuru wajahmu
Namun kau memilih diam
Sebab dari sebalik perih luka-luka itu
Ada kedamaian yang kau rasakan.
September
Di jendela kamarmu, cahaya bulan mengantung
Ragu cahayanya mengetuk matamu yang terjaga
Di bawah bantalmu, terlipat ribuan doa dan harapan yang berdebu bergumul dengan waktu
Pada penghujung kedip matamu
November …
❤4👍3🎉1👎1
31 Aug 2021, 11:54 UTC≈7,710 views7 reactionsread 6 August 2026 Maghrib, ibu
Dan dari balik semesta yang bisu
Aku mengingat lagi wajahmu
Yang tersenyum ketika kau letakkan
Lauk terkahir itu keatas piringku
Dari bibirmu, kudengar :
Kamu habiskan ya, ibu tak lapar.
Dari perutmu, kudengar :
Genderang perang yang mengerikan.
❤6👍1
31 Aug 2021, 00:09 UTC≈7,560 views9 reactionsread 6 August 2026 Mak..
Kau adalah tempat ku kembali dari pelarian panjang yg sia sia ...
Tubuhmu adalah rumah dari segala resah.
Pelukmu adalah segala isi bumi.
Kau adalah nyala api yg abadi.
Tanpamu aku hanyalah cuil kerikil di trotoar jalan , terinjak injak sepatu Kenyataan ...
❤8👍1
22 Aug 2021, 10:40 UTC≈7,560 views4 reactionsread 6 August 2026 Entah kenapa, senja ini ku kunjungi tempat dimana kita biasa membicarakan tentang rindu, tentang pertemuan-pertemuan pertama.
Angin yang berlalu lalang, membawa aroma tubuh mu yang nyaris saja ku lupa.
Merah berlutut di kaki mega.
Aku terperangah, wahai kau yang begitu lekat di antara keping langkah ku.
. . . .
Lalu adzan maghrib melayang layang di udara, menyapu arah mata ku.
Gemetar dalam waktu, aku meraih remah …
👍3❤1
20 Aug 2021, 22:13 UTC≈6,850 views1 reactionsread 6 August 2026 langgam
pada sunyi ia telah mengabdi
selarik api dimatanya tak pernah berhenti menari
dan pada gunung-gunung yang menempa nafasnya
ia kerapkali singgahkan doa.
langgam
pada tilas jejak dari raibnya kata-kata
ia membaca tanda
seserak deru kemarau yang menelingkup pohonan
kesunyian dari jeda deburnya waktu
digurat jemarinya, ia sebutkan satu nama.
❤1
20 Aug 2021, 21:20 UTC≈6,380 views2 reactionsread 6 August 2026 subuh kekasih
dan kita masih terjaga
dalam riuh yang merendah
dalam keheningan tanpa jeda
dan kesunyian itu
menelingkup dari sebalik dadamu
👍2
Showing the 12 most recent of 20 posts we hold for @puitis. View and reaction counts are the latest single reading for each post, not a live figure, and a recent post is still accumulating both. A view count marked ≈ was rounded by Telegram before we ever saw it — t.me prints views in full below 1,000 and to three significant figures above, so ≈1,200,000 means somewhere between 1,150,000 and 1,249,999. Unmarked counts are exact. Text is reproduced from the public post preview and truncated for length.