9 Sept 2026, 02:18 UTC266 views4 reactionsread 19 September 2026 Photo
Anak itu masih ingat satu pesan gurunya:
Nilai terbaik yang kita usahakan untuk diberikan kepada orang tua adalah ucapan terima kasih yang tak terucap, tetapi sangat dirasakan.
Maka hari itu, ketika ia menunduk di atas lembar ujian, meski kepalanya berdenyut hebat dan tubuhnya menggigil karena demam, ia tetap menggoreskan pena di atas kertas dengan sebaik-baik tariannya.
Mungkin, sebenarnya ia sedang mengatakan se…
❤4
7 Sept 2026, 11:10 UTC365 views7 reactionsread 19 September 2026 Bagaimana jika ternyata bukan kita yang bodoh? Bukan kita yang lemah? Bukan kita yang tak bisa tumbuh?
Bisa jadi, kita hanya terlalu lama hidup di lingkungan yang tidak memberi ruang untuk tumbuh.
Lingkungan yang penuh crab mentality.
Orang-orang yang sulit melihat orang lain berkembang, tidak pernah merasa salah, dan selalu punya cara untuk mencuci tangan dari kesalahannya sendiri.
Sebegitu berpengaruhnya lingku…
❤7
6 Sept 2026, 04:12 UTC391 views11 reactionsread 19 September 2026 Photo
Kata Nabi, “Hormati yang lebih tua sayangi yang lebih muda.” Bukan, “selalu benarkan apa yang diucapkan yang lebih tua dan selalu anggap kecil yang lebih muda.”
Itulah, kenapa murid dan guru harus membedakan antara “menghormati guru” dengan “mengkultuskan guru”.
Supaya, guru tidak mudah sakit hati (marah) ketika dipertanyakan, dan murid tidak kehilangan nalar dengan selalu membenarkan (meski merugikan).
_
https://…
❤11
26 Aug 2026, 05:53 UTC654 views9 reactionsread 19 September 2026 Seorang guru memiliki otoritas. Dan setiap otoritas membawa tanggung jawab.
Ketika seorang anak datang dengan mata berbinar menceritakan cita-citanya, lalu gurunya justru menertawakan, meremehkan, atau mematahkan mimpinya, itu bukan lagi sekadar persoalan nasihat. Itu adalah penyalahgunaan otoritas pendidikan.
Guru berhak mengoreksi, menunjukkan risiko, dan mengajarkan realitas. Tetapi guru tidak berhak menjadikan …
👍5❤2🔥2
17 Aug 2026, 10:44 UTC916 views9 reactionsread 19 September 2026 Photo
Apa yang paling men(y)enangkan setelah menikah? Bahkan, bercanda dan membuatnya tertawa saja dihitung sebagai bekalmu menuju surga. Apalagi, usaha untuk selalu membahagiakannya?!
Sehat-sehat, kepala keluarga dan setiap isi rumahnya.
Semangat kerjanya. Rajin ibadahnya. Kencang doanya. Setiap kebaikan dan kecukupan akan datang beriringan dengan setiap tulus kebaikan yang kita berikan untuk keluarga, insyaallah wa bi’…
❤7❤🔥1👍1
8 Aug 2026, 09:06 UTC905 views12 reactionsread 19 September 2026 Di lingkungan yang buruk, bertumbuh pun bisa dianggap sebagai kejahatan.
Bukan karena kamu salah, tetapi karena mereka tak ingin melihatmu lebih bersinar atau lepas dari kendali mereka.
Ternyata, tidak semua tempat layak menjadi ruang untuk bertumbuh.
Dan tidak semua orang yang terlihat besar, mampu menciptakan ruang yang teduh untuk orang lain berkembang.
——
emosidiksi
❤8👍4
3 Aug 2026, 00:01 UTC≈1,010 views12 reactionsread 19 September 2026 Photo
Ibnu Taimiyah dalam Majmū‘ al-Fatāwā menjelaskan bahwa seseorang yang melakukan atau meninggalkan ibadah karena mempertimbangkan pandangan manusia, berarti hatinya masih memberi tempat bagi makhluk.
Dan saya katakan: terus-menerus memperhitungkan pengkerdilan atau cibiran manusia yang tidak memiliki bobot—meski dibungkus dengan label “nasihat”—adalah tanda mental budak yang selalu merasa harus meminta restu kepada t…
👍7❤4🔥1
25 Jul 2026, 03:56 UTC≈1,110 views12 reactionsread 19 September 2026 Photo
Sering kali, alasan yang tidak mendasar tetap mendapat tempat ketika terlontar dari sosok yang dianggap besar.
Sebaliknya, sekuat apa pun argumentasi yang disampaikan oleh mereka yang belum dikenal atau tidak memiliki posisi, ia justru mudah dipandang janggal, bahkan dianggap kurang beradab karena berseberangan dengan mereka yang telah ditokohkan.
— Too green
___
https://t.me/emosidiksi
👍7💔4❤1
22 Jul 2026, 14:52 UTC998 views12 reactionsread 19 September 2026 Masa diktator telah usai. ‘Singa’ yang dahulu tampak ganas kini telah patah taringnya dan ringkih tubuhnya. Raungannya tak lagi menggetarkan, ancamannya tak lagi menakutkan.
Maka, jangan lagi takut memilih jalan baik yang kamu inginkan. Cintailah jalan itu sepenuh hati, luruskan niatmu, lalu jadikan ia sebagai kendaraan yang mengantarkanmu menuju husnul khatimah.
_
https://t.me/emosidiksi
💔3🔥3🕊3❤2💊1
21 Jul 2026, 10:11 UTC≈1,070 views11 reactionsread 19 September 2026 Pembulian paling pengecut adalah mempermalukan harga diri seseorang di depan umum dengan dalih “evaluasi bersama”. Padahal, menegur pun memiliki adab.
Mengoreksi bukan berarti merendahkan, dan menjaga kehormatan seseorang jauh lebih mulia daripada mempermalukannya di hadapan banyak orang.
____
https://t.me/emosidiksi
❤8✍2👍1
8 Jun 2026, 01:26 UTC≈1,600 views11 reactionsread 19 September 2026 Photo
Beberapa orang tidak menghentikan langkahmu dengan larangan atau permusuhan. Mereka melakukannya lewat candaan yang terus-menerus meremehkan impian, usaha, dan perubahanmu.
Saat kamu merasa terganggu, mereka berkata, “Baperan amat, kan cuma bercanda.”
Padahal, tidak semua candaan hadir untuk menghibur. Ada yang perlahan membuatmu meragukan dirimu sendiri dan berhenti bertumbuh tanpa mereka harus terlihat jahat.
__…
❤8👍2🔥1
2 Jun 2026, 02:50 UTC≈1,510 views10 reactionsread 19 September 2026 Photo
Photo, posted without a caption
❤🔥9🔥1
Showing the 12 most recent of 20 posts we hold for @emosidiksi. View and reaction counts are the latest single reading for each post, not a live figure, and a recent post is still accumulating both. A view count marked ≈ was rounded by Telegram before we ever saw it — t.me prints views in full below 1,000 and to three significant figures above, so ≈1,200,000 means somewhere between 1,150,000 and 1,249,999. Unmarked counts are exact. Text is reproduced from the public post preview and truncated for length.